Setelah kurang lebih 3 tahun pandemi melanda Indonesia yang menyebabkan perekonomian menurun dan aturan dari Pemerintah Pusat untuk tidak mudik/pulang kampung saat liburan Hari Raya Idul Fitri, ditahun 2023 ini sesuai dengan aturan Pemerintah yang memperbolehkan masyrakat untuk mudik/pulang kampung bersilahturahim dengan sanak keluarganya maka antusiasme masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa Tengah yang merantau di JABODETABEK untuk mudik/pulang kampung kedaerahnya masing-masing sangat tinggi.
Terkait dari fenomena dan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mudik/pulang kampung maka PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH merasa terpanggil untuk ikut serta dalam mensukseskan tradisi yang sudah mengakar dikalangan masyarakat dengan menfasilitasi transportasi mudik bagi Warga Asal Jawa Tengah di Jakarta secara gratis. Fasilitas mudik gratis lebih dikhususkan bagi mereka yang masih mempunyai KTP Jawa Tengah atau ber-KTP non Jawa Tengah tetapi kelahiran Jawa Tengah dan bekerja sebagai; Asisten Rumah Tangga, Buruh Bangunan, Buruh Pabrik, Pedagang Asongan, Pengemudi Ojek, penyandang Disabilitas dan Pekerjaan informal lainnya di wilayah JABODETABEK. Tujuan mudik diantaranya adalah meningkatkan tali silaturahim di daerah dan membantu pemudik mendapatkan sarana transportasi secara pasti, mudah, aman dan nyaman serta gratis untuk pulang kampung menjelang Lebaran Hari Raya Idul Firtri, kegiatan mudik ini juga memberikan dampak bahwa penghasilan yang diperoleh selama bekerja di Jabodetabek, dapat dibawa pulang kekampung halaman dengan utuh dan dibelanjakan di daerahnya sehingga dapat dapat meningkatkan perekonomian daerah.
Selain berkunjung untuk bersilaturahim ke sanak keluarga dan ziarah ke makam orang tua atau keluarga yang telah mendahului, para pemudik juga membawa bekal dari kota untuk dibagikan sanak keluarga di kampung halaman, dan juga membelanjakan bekal mereka di kampung halamannya, sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian di kampung halaman mereka masing – masing.
Berdasarkan Tusi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan peningkatan kualitas pelayanan bagi unsur pemerintahan dan masyarakat Jawa Tengah di Jakarta, ikut bertanggung jawab dalam penyelenggaraan mudik gratis. Kegiatan diadakan bekerjasama dengan unsur terkait termasuk Bank Jateng, PT Jasa Raharja dan Paguyuban Jawa Tengah di Jakarta.
Kegitan Mudik Lebaran Gratis Masyarakat perantau Asal Jawa Tengah di Jakarta, di dukung dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bank Jateng serta dari Kabupaten / Kota yang berupa Bus yang di datangkan langsung dari daerahnya masing – masing. Berikut perincian bus yang di sediakan pada kegiatan Mudik Gratis Lebaran Tahun 2023 :
- Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 50 Bus
- Bantuan Bank Jateng sebanyak 45 Bus
- Bantuan PT Jasa Raharja sebanyak 12 Bus
- Bantuan RS. Moewardi sebanyak
- Bus Bantuan Kabupaten/Kota Sebanyak 100 Bus
Jumlah armada bus Mudik Lebaran Gratis Masyarakat Jawa Tengah Tahun 2023 sebanyak 212 Bus, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 10.338 orang.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 ini juga melaksanakan mudik gratis dengan armada Kereta Api yang diberangkatkan pada hari Selasa 18 April 2023 dengan rincian sebagai berikut:
- Kutojaya Utara Jurusan Stasiun Pasar Senen – Stasiun Kutoarjo dengan Jumlah Penumpang 640 orang diberangkatkan pada pukul 04.55 WIB.
- Jaka Tingkir Jurusan Stasiun Pasar Senen – Stasiun Purwosari dengan jumlah penumpang 603 orang diberangkatkan pada pukul 12.50 WIB..
- Manoreh Jurusan Stasiun Pasar Senen – Stasiun Semarang Tawang dengan jumlah penumpang 640 orang diberangkatkan pada pukul 19.25 WIB.
Jumlah seluruh pemudik yang mengikuti mudik gratis dengan Moda Kereta Api Tahun 2023 sebanyak 1.883 orang dengan 3 rangkaian dan 24 gerbong kereta api, yang keseluruhannya di berangkatkan dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasuin daerah masing-masing dan dilepas oleh Bapak. Gubernur Jawa Tengah.




