Twitter Facebook-square Instagram Youtube

Jam Pelayanan Senin s/d Jumat, 08:00 - 15.45 WIB

  • Beranda
  • Profil Badan Publik
    • Profil Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah
    • Visi Misi Provinsi Jawa Tengah
    • Struktur Organisasi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah
    • Tupoksi Banhub
    • Profil Pimpinan
  • PPID
    • Informasi Berkala
    • Informasi Setiap Saat
    • Informasi Dikecualikan
    • Informasi Serta Merta
  • Permohonan Informasi
  • Anjungan TMII
  • Galeri
  • Publikasi
    • Open Data
    • LaporGub!
  • WBS
  • INFO MUDIK
  • Kontak Kami
  • Beranda
  • Profil Badan Publik
    • Profil Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah
    • Visi Misi Provinsi Jawa Tengah
    • Struktur Organisasi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah
    • Tupoksi Banhub
    • Profil Pimpinan
  • PPID
    • Informasi Berkala
    • Informasi Setiap Saat
    • Informasi Dikecualikan
    • Informasi Serta Merta
  • Permohonan Informasi
  • Anjungan TMII
  • Galeri
  • Publikasi
    • Open Data
    • LaporGub!
  • WBS
  • INFO MUDIK
  • Kontak Kami
IMG_6553
BeritaBerita TerkiniCulture

TARI JAWA BERKEMBANG DI JAKARTA BUKAN ISAPAN JEMPOL BELAKA

Pergelaran Seni Tari Tradisional Jawa Tengah yang digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah pada Minggu, 11 Januari 2026 menjadi bukti nyata bahwa tradisi Jawa tetap hidup dan berdenyut kuat di tengah dinamika budaya metropolitan Jakarta. Acara ini menampilkan ragam tari tradisional khas Jawa Tengah yang dibawakan dengan penuh penghayatan, menghadirkan suasana sakral sekaligus meriah, serta menyedot perhatian pengunjung TMII dari berbagai latar belakang. Pergelaran ini sekaligus menegaskan bahwa seni tradisi tidak tergerus zaman, melainkan mampu beradaptasi dan menemukan ruang aktualnya di ruang publik ibu kota.

Keistimewaan pergelaran ini terletak pada para penarinya yang merupakan peserta Diklat Seni Tari Anjungan Jawa Tengah, dengan rentang usia yang sangat luas, mulai dari anak-anak berusia 4 tahun hingga penari sepuh berusia 80 tahun. Kolaborasi lintas usia tersebut menghadirkan narasi kuat tentang proses pewarisan budaya yang berlangsung secara alami dan berkelanjutan. Anak-anak tampil dengan semangat dan keceriaan, sementara penari senior menyuguhkan kedalaman rasa, ketenangan, dan kematangan gerak, menciptakan harmoni yang menggambarkan kesinambungan generasi dalam tradisi seni tari Jawa. Adapun materi tari yang ditampilkan adalah Tari Bondan, Tari Rantaya Putri, Tari Rantaya Putra Alus, Tari Retna Pamudya, dan Tari Priyambada Mustakaweni.

Menilik dari sisi dampak, pergelaran ini memiliki nilai strategis dalam pelestarian seni budaya Jawa Tengah di Jakarta. Selain menjadi wahana aktualisasi dan pembinaan bagi pelaku seni, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media edukasi publik, memperkenalkan nilai-nilai filosofi, estetika, dan etika Jawa kepada masyarakat perkotaan yang multikultural. Kehadiran penari lintas usia memperkuat pesan bahwa seni tari bukan sekadar pertunjukan, melainkan ruang pembelajaran sepanjang hayat yang inklusif dan relevan bagi semua generasi.

Pergelaran seni tari ini diselenggarakan oleh Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam melestarikan dan menyebarluaskan seni budaya daerah di wilayah Jabodetabek. Melalui pemanfaatan Anjungan Jawa Tengah sebagai pusat aktivitas budaya, Badan Penghubung berperan strategis sebagai jembatan antara tradisi dan modernitas, antara daerah dan ibu kota. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjaga eksistensi seni tari Jawa di Jakarta, tetapi juga memperkuat identitas budaya Jawa Tengah sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya nasional.

Harapan ke depan terkait pelestarian seni budaya, khususnya seni tari tradisional Jawa Tengah di wilayah Jabodetabek, diharapkan terus tumbuh sebagai gerakan kultural yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan nilai-nilai tradisi, tetapi juga menanamkan kesadaran budaya kepada masyarakat lintas generasi di tengah dinamika kehidupan perkotaan. Dengan menjadikan ruang-ruang publik sebagai wahana ekspresi budaya, seni tari tradisional dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat, membangun rasa memiliki, serta memperkuat identitas budaya Jawa Tengah di perantauan.

Read More
admin01 12/01/2026 0
IMG_20251220_163523_11zon
Berita TerkiniPenanganan Sosial Masyarakat Jateng di Jabodetabek

Sinergi Tanpa Batas untuk Kemanusiaan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Penghubung Jawa Tengah berkolaborasi dengan BNPB, TNI AU, Pemkab Bener Meriah Aceh, Kementrian Perhubungan, Kementrian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Paguyuban Jawa Tengah memastikan warga Jateng yang terdampak banjir di Aceh kembali dengan selamat.

Rombongan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Rembele, Bener Meriah menuju Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Setibanya di Jakarta, warga langsung disambut dan difasilitasi kepulangannya dengan armada bus dan travel untuk menuju kampung halamannya di Brebes, Pekalonga, Pemalang, Grobogan, Kebumen, dan Cilacap.

Terima kasih atas kerja keras seluruh lintas instansi pusat dan daerah atas kerjasama, sinergi dan kolaborasi dalam misi kepulangan ini. (21/12/2025)

Read More
admin01 30/12/2025 0
AWARD 2025 (12) (1)
BeritaBerita TerkiniCulture

DUTA SENI AWARD 2025 DIGELAR, SEPULUH KABUPATEN/ KOTA MENERIMA PENGHARGAAN

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Penghubung sukses menggelar Penganugerahan Duta Seni Award Tahun 2025 pada Kamis, 18 Desember 2025 yang bertempat di Wisma Perdamaian Semarang. Duta Seni Award adalah sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan kepada kabupaten/ kota se- Jawa Tengah yang telah menampilkan karya seni pertunjukan khas daerah terbaiknya pada rangkaian kegiatan Pentas Duta Seni Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini “Indonesia Indah”.

Penganugerahan ini diberikan kepada sepuluh kabupaten/ kota yang terdiri dari Empat Penyaji Terbaik yang berhak mendapatkan tropi, piagam, dan uang pembinaan dan Enam Penyaji Unggulan yang berhak mendapatkan piagam. Sepuluh penerima penghargaan ini ditentukan oleh Dewan Pengamat Pentas Duta Seni yang terdiri dari tiga orang ahli bidang seni pertunjukan yaitu Elly D Luthan (Dedi Luthan Dance Company), Suryandoro (Swargaloka School of Dance) dan Nanang Hape (Komunitas Wayang Urban).

Adapun penerima penghargaan Empat Penyaji Terbaik yaitu Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Klaten, Kota Surakarta, dan Kabupaten Wonogiri sedangkan penerima Enam Penyaji Unggulan diantaranya Kabupaten Pekalongan, Kota Salatiga, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Tegal, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Demak. Peserta Pentas Duta Seni tahun ini adalah sebanyak 28 peserta dan 7 peserta yang belum dapat mengikuti diantaranya adalah Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Jepara, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dr. Ikhwan Hamzah, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Para Kepala OPD pengampu kegiatan Pentas Duta Seni kabupaten/ kota se- Jawa Tengah, dan perwakilan seniman kreator penyusun karya Pentas Duta Seni tahun 2025.

Duta Seni Award 2025 dibuka dengan penampilan seni tari “Kridho Utomo” karya Ayok Eko Pertiwi dari Sanggar Perwira Budaya Kota Semarang kemudian para tamu undangan diajak untuk menyaksikan video kilas balik Pentas Duta Seni Tahun 2025. Singkat acara, para peserta dibuat berdebar-debar manakala diumumkan para penerima penghargaannya hingga akhirnya ditutup dengan pengarahan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah yang dibacakan oleh dr. Ikhwan Hamzah.

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Sarido, S.STP., M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa Pentas Duta Seni Jawa Tengah di Anjungan Jawa Tengah TMII adalah ruang legitimasi kebudayaan di mana tempat tradisi diuji ketahanannya, kreativitas diuji kedalamannya, dan daerah diuji kesungguhannya dalam merawat warisan budaya sebagai kekuatan peradaban. Ia juga menuturkan bahwa Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah telah dan akan selalu berupaya menempatkan diri bukan hanya sebagai fasilitator penyelenggara, tetapi sebagai arsitek ruang budaya, yang menjembatani daerah dengan panggung nasional, serta tradisi dengan tantangan zaman.

Read More
admin01 19/12/2025 0
IMG_2992(1)
BeritaBerita TerkiniCulture

KISAH PANGERAN SAMBERNYAWA DARI WONOGIRI TAMPIL MENGAGUMKAN MENUTUP DUTA SENI JAWA TENGAH 2025

Pentas Duta Seni Kabupaten Wonogiri menutup seluruh rangkaian kegiatan Pentas Duta Seni Kabupaten/ Kota se- Jawa Tengah Tahun 2025 dengan menampilkan cerita epik sejarah perjuangan Raden Mas Said dan Rara Rubiyah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kabupaten Wonogiri pada Minggu, 14 Desember 2025 bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII silam.

Perjuangan RM Said / Pangeran Sambernyawa di Desa Nglaroh hingga pertemuannya dengan Rara Rubiyah yang akhirnya ia peristri diceritakan melalui adegan per adegan dalam beberapa ragam tari kreasi yang disusun oleh Sanggar Darma Giri Budaya dengan Sanggar Angkawijaya bersama para penari dan pengrawit yang berasal dari para siswa Wonogiri di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Seniman penampil pada pergelaran ini didominasi oleh generasi muda yaitu para pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/K yang berasal dari SDN 1 Wonogiri, SMPN 1 Wonogiri, SMPN 3 Sidoharjo, SMPN 1 Jatisrono, SMAN 1 Wonogiri, SMKN 1 Wonogiri, SMKN 2 Wonogiri, dan SMK Daya Wangsa. Dimulai dari pembawa acara, penari, maupun pemain gamelan hampir semua pelakunya adalah para siswa-siswi tersebut.

Pergelaran tahunan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri beserta para tokoh diaspora asal Wonogiri yang tergabung dalam Paguyuban Jawa Tengah dan Paguyuban Keluarga Wonogiri. Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Sarido, S.STP. M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang masih eksis menggelar kegiatan pelestarian seni budaya setiap tahun di Anjungan Jawa Tengah TMII. Hadir pula menyampaikan sambutan Ketua Paguyuban Jawa Tengah KRAT. Drs. Leles Sudarmanto, MM., MBA., CRP dan juga Ketua Penasehat Paguyuban Keluarga Wonogiri Laksamana Madya TNI (purn) Gunadi, MDA.

Rangkaian pergelaran ini diawali dengan sebuah video narasi terkait isi dari pementasan yang kemudian dibuka dengan penampilan tari “Dolanan Kerdus” yang disajikan oleh anak-anak SD yang kemudian para penarinya menjadi pembawa acara. Pergelaran selanjutnya adalah menampilkan adegan prosesi kirab jamasan pusaka Pangeran Sambernyawa yang kemudian dirangkai dengan beberapa tari kreasi diantaranya tari “Guyub Rukun”, tari “Punggawa Jaya”, tari “Rubiyah Sang Matah Ati”, tari “Jurit Pinilih”, dan adegan peperangan prajurit RM Said melawan tentara Belanda.

Pergelaran yang berdurasi sekitar 120 menit ini disutradarai oleh Loediro Pantjoko, S.Sn dan sebagai penata musik pengiring adalah Aan Bagus Saputro, S.Sn. Sedangkan yang bertindak sebagai pengatur laku digawangi langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri Panggah Triasmara Budhaya, S.Sn., MM.

Read More
admin01 15/12/2025 0
fafde50c-145a-41cf-8169-8ca871d9df49
BeritaBerita TerkiniPenanganan Sosial Masyarakat Jateng di Jabodetabek

Dari Jakarta kembali ke Bumi Banyumas

Setiap warga punya cerita, dan tugas kami adalah memastikan cerita itu berakhir bahagia. Ibu Kasmini, seorang warga Desa Ciganda Kabupaten Banyumas Jawa Tengah berhasil ditangani setelah terlantar di Jakarta.
Perjalanan pulang ini adalah awal baru.
Selamat kembali ke rumah, Ibu. Selamat berkumpul dengan keluarga di rumah.

Read More
admin01 11/12/2025 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 30
Categories
  • Benturan Kepentingan (1)
  • Berita (113)
  • Berita Terkini (78)
  • Culture (35)
  • Education (3)
  • Giat Badan Penghubung Jateng (2)
  • pedamateng (8)
  • Penanganan Sosial Masyarakat Jateng di Jabodetabek (7)
  • PPID (2)
  • Survei Kepuasan Masyarakat semester 1 Tahun 2025 (1)
  • Survey Kepuasan Masyarakat (1)
Tags
Orang Terlantar seni ebeg seni rakyat jawa tengah seni tradisi indonesia seni tradisional Warga Jawa Tengah Terlantar di Jakarta

Kontak Kami

Lokasi Kami

Copyright © 2026 - Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Tengah

  • Beranda
  • Profil Badan Publik
    • Profil Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah
    • Visi Misi Provinsi Jawa Tengah
    • Struktur Organisasi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah
    • Tupoksi Banhub
    • Profil Pimpinan
  • PPID
    • Informasi Berkala
    • Informasi Setiap Saat
    • Informasi Dikecualikan
    • Informasi Serta Merta
  • Permohonan Informasi
  • Anjungan TMII
  • Galeri
  • Publikasi
    • Open Data
    • LaporGub!
  • WBS
  • INFO MUDIK
  • Kontak Kami
Twitter Facebook-square Instagram Youtube