Diklat Seni Karawitan adalah inisiatif strategis Anjungan Jawa Tengah untuk mendemokratisasi akses terhadap seni gamelan, membukanya secara gratis bagi siapa pun yang terpanggil untuk melestarikan warisan musikal ini.Pada triwulan pertama, program ini melampaui pelatihan teknis biasa. Fokusnya adalah membangun sebuah dialog artistik yang esensial: menciptakan aransemen gending (garap gending) yang dirancang khusus mempelajari gending klasik Jawa dan karya garapan untuk Pergelaran Sendratari Ramayana. Sinergi mendalam dengan diklat seni tari ini mengubah setiap sesi latihan di Pendopo menjadi sebuah proses penciptaan karya yang utuh dan kolaboratif.Keterlibatan lebih dari 30 peserta aktif dengan rentang usia produktif dari 15 hingga 55 tahun menegaskan peran Anjungan sebagai ekosistem budaya lintas generasi—sebuah kawah candradimuka di mana para maestro dan talenta baru bertemu untuk merawat dan menumbuhkembangkan kekayaan tradisi. Adapun jadwal kegiatannya dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis pukul 14.30 – 17.00 WIB bertempat di Pendopo Agung Anjungan Jawa Tengah TMII.