
Gelar Kesenian Rakyat Jawa Tengah Bertajuk “Atraksi Kesenian Mistik” dengan menampilkan Kesenian Rakyat Sintren dan Barongan yang didatangkan langsung dari Kabupaten Batang membuat para pengunjung Kota Tua Jakarta merinding Massal pada Sabtu Malam, 13 Mei 2023. Kegiatan yang digelar di Taman Fatahillah ini merupakan program prioritas Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah dalam rangka mempromosikan dan melestarikan seni budaya tradisional Jawa Tengah di hadapan masyarakat luas di wilayah Jabodetabek. Kesenian Sintren dan Barongan ini berasal dari Desa Sojomerto dan Desa Kalisari, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. Kesenian Sintren menceritakan perjalanan cinta seorang penari bernama Sulasih dengan seorang pria bernama Sulandono yang tidak direstui oleh orang tua Sulandono yaitu Tumenggung Bahureksa dan Nyi Rantamsari. Nyi Rantamsari kemudian menyuruh putranya (Sulandono) untuk bertapa, serta mengajarkan Sulasih menari Sintren agar tubuhnya dirasuki roh bidadari. Hal ini bertujuan agar Sulasih dan Sulandono dapat bertemu di alam arwah meskipun mereka di alam nyata tidak direstui. Sedangkan Kesenian Barongan menceritakan sekelompok prajurit berkuda yang gagah berani melawan musuh dengan bantuan para pasukan makhluk gaib diantaranya Barongan dan Leak yang berada di Alas Roban, Batang. Konon ceritanya, kesenian Barongan ini memiliki kaitan erat dengan sejarah perkembangan peradaban Hindu Kuno di Dataran Tinggi Dieng.

Pergelaran Kesenian Rakyat ini diharapkan dapat memberikan ruang ekspresi, apresiasi, dan aktualisasi bagi para pelaku seni, pemerhati seni, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas pada umumnya. Tema mistik yang diambil taklepas dari trend masyarakat saat ini yang tampaknya banyak menggemari sajian/ tontonan hiburan berbau mistik, horor, dan sejenisnya Terkandung maksud dengan menampilkan Kesenian Rakyat Sintren dan Barongan berbalut tema “Atraksi Kesenian Mistik” menjadikan ketertarikan tersendiri bagi masyarakat luas untuk kemudian menyaksikan, mengenal, atau bahkan turut mempelajari, menjadikan bahan kajian ataupun menyebarluaskan kesenian ini dengan tujuan akhir kesenian tradisional Indonesia tetap lestari di negeri sendiri.

Pergelaran Kesenian Sintren dan Barongan diawali dengan sambutan oleh Plt. Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Bapak Risturino, S.IP., MM dan dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai kalangan diantaranya Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Jajaran SKPD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah , Provinsi DKI Jakarta, dan Jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten Batang serta dihadiri pula para tokoh budayawan, seniman, dan masyarakat umum.

Pergelaran ini disajikan kepada masyarakat umum secara gratis dan juga disiarkan secara langsung melalui tayangan live streaming kanal Youtube Badan Penghubung Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melalui Badan Penghubung secara konsisten menyelenggarakan kegiatan peningkatan fasilitasi pelestarian seni budaya Jawa Tengah diantaranya dengan menggelar berbagai pertunjukan kesenian tradisional berupa seni tari, seni karawitan, seni pedalangan serta memfasilitasi Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah untuk mempromosikan seni budaya lokal daerahnya melalui kegiatan yang disebut Duta Seni Kabupaten/ Kota se- Jawa Tengah setiap pekan yang diselenggarakan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini “Indonesia Indah” maupun di wilayah sekitar Jabodetabek,


