


Ratu Ayu Golaga adalah ratu ayu penguasa alam yang menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan penghuni goa. Ketika manusia mulai merusak hutan di sekitar gua demi tambang dan proyek besar, kawanan kelelawar suci bercerai berai dan aliran energi bumi terganggu. Ratu ayu bangkit dari keheningan berabad abad untuk memperingatkan manusia. Legenda ini berawal dari dua bidadari putri Prabu Siliwangi yakni Endah Murdaningrum dan Endang Murdaningsih yang di utus supaya bertapa di gua untuk menjaga kesucian dan hidup berdampingan dengan alam. Adapun tempat bertapa sang putri sekarang di kenal dengan sebutan Golaga (Goa Lawa Purbalingga)



Sebuah pergelaran Sendratari yang diusung oleh Sanggar Sekar Jagad bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga ini sukses membuat decak kagum pengunjung pada perhelatan Gelar Seni Budaya Kabupaten Purbalingga yang berlangsung Minggu, 26 April 2026 bertempat di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Badan Penghubung Jateng, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purbalingga, Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Ketua Paguyuban Perantau Asal Purbalingga (Papeling) beserta para anggota, dan pengunjung umum.


Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pentas pra acara yang bertempat di Plaza Kori Agung Museum Indonesia TMII dengan menampilkan kesenian Calung Lengger khas Purbalingga yang mengajak penonton untuk menari bersama.





