

Sebuah karya Sendratari berjudul Amritha Ayu Lelana Bumi Nusantara yang disajikan oleh Sanggar Tari Tiara dalam perhalatan Gelar Seni Budaya Kabupaten Banjarnegara sukses membuat decak kagum pengunjung pada Minggu, 19 April 2026 lalu. Karya besutan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara ini tampil memukau dengan diawali penampilan Tari Mbekayu Banjarnegara dan Tari Enggar Saliro.



Sendratari ini merupakan sebuah perjalanan visual dan rasa yang mengangkat kemuliaan Dawet Ayu Banjarnegara sebagai air kehidupan (Amritha) yang mengembara (Lelana) melintasi zaman. Pertunjukan dimulai dari sebuah ruang kelas modern, di mana edukasi mengenai jati diri lokal ditanamkan sejak dini melalui penuturan seorang guru. Penonton dibawa melintasi waktu menuju akar budaya Banjarnegara, dimulai dari sakralnya tradisi Cowongan sebagai pemanggil hujan, hingga keceriaan masyarakat saat bercocok tanam. Namun, narasi keindahan ini diuji ketika muncul sebuah persinggungan di pasar tradisonal. Saat para pelancong sedang menikmati Dawet Ayu yang otentik, hadir seorang penjual dawet lain yang nampak lesu dan kelelahan karena dagangannya tak kunjung laku. Para pelancong enggan membeli darinya karena rasa dan rupa dagangannya jauh dari standar keaslian Dawet Ayu Banjarnegara. Rasa lelah yang berubah menjadi amarah membuat penjual dawet “palsu” tersebut mengamuk dan mengganggu ketenangan penjual dawet otentik. Terjadilah perselisihan yang menggambarkan upaya mempertahankan marwah warisan budaya. Setelah kekacauan mereda dan penjual tersebut berhasil ditenangkan, ia akhirnya tersadar. Dalam suasana yang lebih tenang, ia ikut duduk mendengarkan penjelasan mendalam mengenai filosofi, bahan-bahan alami yang berkualitas, hingga rahasia keaslian yang membuat Dawet Ayu begitu istimewa.


Kegiatan ini dihadiri dari berbagai unsur diantaranya Pj. Sekda Banjarnegara, Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah KRAT Leles Sudarmanto, Ketua Paguyuban Solidaritas Warga Banjarnegara, para masyarakat perantau asal Banjarnegara, dan pengunjung umum. Hadir mewakili Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Kasubbid Promosi dan Informasi Desi Wulandari menyampaikan apresiasi kepada pemkab Banjarnegara yang selalu eksis dalam menyelenggarakan kegiatan pelestarian seni budaya di Anjungan Jateng TMII.



Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pentas pra acara yang dilaksanakan pagi di area Tourist Information Center TMII dan Plaza Kori Agung Museum Indonesia TMII dengan maksud mengajak para pengunjung untuk mengenal lebih dekat kesenian Banjarnegara.



