BUPATI AJAK WARGA BANGUN PEKALONGAN DARI JAKARTA

KAJEN – Banyaknya perantauan warga Pekalongan di Jakarta, menjadikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si berinisiatif melakukan pembangunan daerah, dari kota-kota perantauan yang menjadi sasaran warga dalam mencari penghasilan.

Hal itu dikatakan Bupati pada kesempatan mengikuti kegiatan Pentas Duta Seni Kabupaten Pekalongan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (14/10/2018). Menurutnya, keberadaan warga Jawa Tengah di ibu kota mencapai 6 jutaan lebih, diantaranya adalah warga Kota Santri.

Bahkan untuk warga Pekalongan di Jawa Tengah terbagi dalam beberapa komunitas, mulai Orang Pekalongan (Opek), Paguyuban Warga Pekalongan (PWB), Pekalongan Rantau, dan sebagainya. Bahkan mereka menguasai berbagai lokasi perdagangan di Jakarta.

“Saya sendiri dulu pernah menjadi pengurus Paguyuban Warga Pekalongan (PWP) di Jakarta, dan menguasai tiga pasar besar, masing-masing Tanah Abang, Cipulir, dan Jatinegara. Sekarang alhamdulillah bisa menjadi Bupati,” katanya.

Disebutkan, pihaknya mengharapkan warga perantauan dapat membangun daerah di ibu kota, sebagai pusatnya Indonesia, dengan cara belajar sampai ahli di bidang masing-masing, kemudian ilmunya ditularkan di tanah kelahiran.

Kemudian melakukan promosi potensi Pekalongan secara aktif, karena Kota Santri sekarang ini pembangunannya berkembang pesat, sudah ada dua perguruan tinggi negeri masing-masing Universitas Diponegoro, IAIN Pekalongan, dan menyusul Politeknik Negeri Kajen, serta perguruan tinggi swasta lainnya.

“Pengembangan pariwisatanya juga bagus, wisata alam dan lainnya, kemudian industri berkembang pesat, batik, jins, sarung, dan kain kasa. Bahkan sarung merupakan industri terbesar setelah batik, termasuk kain kasa terbesar di Indonesia,” ungkap bupati.

Dengan melakukan pembangunan daerah dari ibu kota melalui paguyuban warga, maka Pemerintah Daerah juga akan memberikan bantuan program sosial seperti ketika ada warga sakit di Jakarta maka pembiayaan akan diurus oleh Pemerintah Daerah.

Ketua Paguyuban Pekalongan Rantau, Busairi, pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Bupati Pekalongan karena telah mengeluarkan program-program yang dinilai sangat bijaksana dan luar biasa, untuk membangun daerah dengan penuh barokah.

“Insya Allah kami semua akan membantu semua program Bapak Bupati, dan semua anggota Pekalongan Rantau di Jakarta, senantiasa melaksanakan kegiatan yang baik, tidak terlibat narkoba, bahkan minuman keras. Mereka sering melakukan kegiatan sosial sesama anggota dan warga lain,” terang Busairi.

Kehadiran Bupati Pekalongan di TMII Jakarta mendapat apresiasi dari perwakilan dari Tiongkok dan rombongan militer Australua yang juga berkesempatan hadir dan dilakukan penukaran cinderamata. Bahkan pihak Badan Antariksa Tiongkok dalam peluncuran roket keluar angkasa merencanakan mengenakan batik dari Pekalongan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan – Dra. Hj. Hindun, MH., Sekretaris Daerah Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Kepala OPD terkait.

Tags: No tags